Perbedaan Tarian Kecak, Barong, dan Legong – Mana yang Wajib Ditonton?

Perbedaan Tarian Kecak, Barong, dan Legong – Mana yang Wajib Ditonton?

 

Apakah Anda sedang di Bali dan bingung menentukan pertunjukan tari yang ingin ditonton? Anda mungkin sudah tidak asing dengan Kecak dan juga Barong, tapi apa perbedaan kedua tarian itu? Mana yang perlu ditonton lebih dulu?

Bali memang kaya dengan seni dan budayanya. Tercatat ada lebih 150 jenis tarian yang berkembang di Bali. Paling terkenal adalah Kecak, Barong, dan Legong. Dalam artikel kali ini kami sebagai warga lokal akan memberitahu Anda perbedaan dari ketiga tarian ini.

Jenis-Jenis Tari

Ada tiga jenis tari-tarian di Bali, yakni

      1 Tarian Wali

Tarian ini dipentaskan di areal dalam Pura atau tempat Suci Agama Hindu. Hanya untuk kebutuhan upacara agama dan tidak boleh dipentaskan untuk hiburan. Contohnya Rejang, Baris Upacara dan Sang Hyang Dedari.

      2 Tarian Bebali (Semi-Sakral)

Tarian ini dipentaskan di halaman pura sebagai hiburan spiritual dalam kegiatan upacara agama. Contohnya Topeng Sidakarya, Gambuh dan Wayang Wong.

      3 Tarian Balih-Balihan (Hiburan)

Tarian ini tidak memiliki kepentingan untuk kegiatan suci sehingga bebas untuk ditarikan sebagai hiburan publik dan turis.

Tari Balih-Balihan

Berikut ini kami akan membahas tiga contoh dari Tari Balih-Balihan. 

Tarian Kecak

penari tarian kecak

fot via balimadetour.com

 Tari Kecak merupakan tarian yang menceritakan tentang kisah Ramayana, sebuah kisah kepahlawanan seorang Raja di India. Kecak menjadi ikonik karena tarian ini diperagakan oleh puluhan penari laki-laki yang duduk melingkar dengan suara “cak, cak, cak”-nya.

Tarian Barong

penampilan tari barong

foto via korinatour.co.id

 Tarian Barong memiliki makna keseimbangan antara kebaikan dan kejahatan. Barong digambarkan sebagai makhluk mitologi yang mirip dengan singa atau naga. Tarian ini bersifat sakral namun ada pula jenis barong yang boleh dipertontonkan secara luas.     

Tarian Legong

tarian legong

foto via tiket.com

 

Tarian Legong ini mempunyai ciri khas di gerakannya yang gemulai dan dinamis. Tarian ini pada awalnya hanya dipentaskan untuk kalangan kerajaan atau puri. Kini, tarian ini dipentaskan sebagai bagian dari pariwisata budaya.

Mana yang wajib untuk ditonton?

Sebagai warga lokal, kami merekomendasikan Anda untuk dapat merasakan pengalaman ketiga tarian tersebut. Namun, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum memilih, yakni.

  1. Jika Anda ingin pertunjukan yang lebih teatrikal dan megah lengkap dengan pemandangan sunset, Anda dapat mencoba menonton Kecak.
  2. Jika Anda ingin lebih berkeinginan merasakan sisi spiritual maka barong adalah jawabannya.
  3. Jika Anda ingin melihat keanggunan tarian klasik oleh perempuan muda Bali, tontonlah Legong.

Tips Menonton

  • Pastikan Anda datang sebelum pertunjukan dimulai
  • Gunakan pakaian yang menghormati adat setempat
  • Bawalah air atau belilah sesuatu untuk dimakan selama pertunjukan

Nah, itu dia penjelasan singkat mengenai Kecak, Barong dan Legong. Mana pilihan tarian Anda? Jangan lupa isi tenaga dan perut Anda dengan secangkir kopi arabika kintamani sebelum bergegas menonton pertunjukan. Kunjungi kami disini

Share this post

Explore Other Blogs

4 Tempat Wisata di Ubud yang Lagi Hits!

Menikmati Keindahan Tegallalang Rice Terrace : Tips & Harga Tiket

Persembahyangan di Pura Gunung Kawi Sebatu Diikuti oleh Staf dan Manajemen Puri Gangga Resort