Persembahyangan di Pura Gunung Kawi Sebatu Diikuti oleh Staf dan Manajemen Puri Gangga Resort

Persembahyangan di Pura Gunung Kawi Sebatu Diikuti oleh Staf dan Manajemen Puri Gangga Resort

Sebatu, Juli 2025 – Piodalan di Pura Gunung Kawi Sebatu diadakan saat Purnamaning Kasa tepatnya pada bulan Juli. Upacara ini berlangsung setiap satu tahun sekali dan menjadi salah satu momen sakral untuk mengungkapkan rasa syukur atas berkah kehidupan, keselamatan, dan keharmonisan yang dianugerahkan oleh Sang Pencipta.

Seperti tradisi yang telah dilakukan turun-temurun, warga Desa Sebatu menghaturkan banten berupa buah, bunga, serta jajan Bali yang disusun dengan penuh ketelitian dan makna. Banten tersebut dipersembahkan di pelinggih (bangunan suci) sebagai bentuk penghormatan, pengabdian, dan rasa terima kasih atas limpahan karunia dalam hidup sehari-hari. Suasana upacara dipenuhi kekhidmatan, sembahyang bersama, dan energi kebersamaan yang menyatukan seluruh umat yang hadir.

pura gunung kawi sebatu, odalan 2025Partisipasi Aktif Staf dan Manajemen Puri Gangga Resort

Sejalan dengan komitmen terhadap pelestarian nilai-nilai budaya dan spiritual, staf dan manajemen Puri Gangga Resort secara rutin turut serta dalam pelaksanaan persembahyangan ini. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari program tahunan, tetapi juga telah menjadi tradisi perusahaan yang dijalankan dengan penuh rasa hormat dan ketulusan.

Pada kesempatan ini, seluruh tim menghaturkan banten dan artos (dana punia) sebagai wujud nyata rasa syukur sekaligus kontribusi terhadap kelangsungan upacara dan kegiatan keagamaan masyarakat sekitar. 

Tri Hita Karana sebagai Fondasi Operasional

Kegiatan ini juga mencerminkan implementasi nyata dari filosofi Tri Hita Karana yang menjadi landasan utama operasional Puri Gangga Resort. Konsep ini menekankan pentingnya menjaga keseimbangan dan keharmonisan dalam tiga aspek utama kehidupan:

  • Parahyangan – hubungan yang harmonis dengan Tuhan
  • Pawongan – hubungan yang selaras dengan sesama manusia
  • Palemahan – hubungan yang seimbang dengan alam dan lingkungan sekitar

Filosofi ini tidak hanya diterapkan dalam kegiatan spiritual seperti persembahyangan, tetapi juga dalam cara resort menjalankan seluruh aspek pelayanan dan manajemennya. Dari manajemen lingkungan, interaksi dengan tamu dan masyarakat lokal, hingga suasana kerja antar karyawan—semuanya didasari oleh semangat keharmonisan dan keberlanjutan.

Memperkuat Ikatan Spiritual dan Sosial

Selain memperdalam nilai-nilai spiritual pribadi, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat rasa kekeluargaan dan kebersamaan di antara staf. Berkumpul bersama dalam suasana yang suci dan penuh makna, jauh dari rutinitas pekerjaan sehari-hari, memberikan ruang refleksi sekaligus memperkuat ikatan sebagai satu tim yang solid dan penuh rasa saling mendukung.

Di sisi lain, keterlibatan aktif dalam kegiatan adat dan spiritual masyarakat lokal turut mempererat hubungan antara Puri Gangga Resort dan warga Desa Sebatu. Hal ini menjadi wujud sinergi yang tidak hanya memperkuat keberadaan resort di tengah komunitas, tetapi juga berkontribusi pada upaya pelestarian tradisi dan budaya Bali yang luhur.

Melalui Gangga Upanayana yang merupakan bagian dari Puri Gangga Resort, Tri Hita Karana bukan sekadar konsep filosofis, tetapi nilai hidup yang dijalankan dalam setiap langkah. Melalui kegiatan persembahyangan di Pura Gunung Kawi Sebatu, resort menunjukkan bahwa pariwisata yang berkelanjutan tidak hanya tentang pelestarian alam, tetapi juga pelestarian jiwa Bali itu sendiri—budaya, tradisi, dan spiritualitas yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.

Melalui Gangga Upanayana, bagian dari Puri Gangga Resort, nilai-nilai Tri Hita Karana dihayati dan diterapkan sebagai pedoman hidup nyata. Kegiatan persembahyangan di Pura Gunung Kawi Sebatu menjadi wujud komitmen resort dalam mengedepankan pariwisata berkelanjutan—bukan hanya menjaga kelestarian alam, tetapi juga merawat jiwa Bali melalui pelestarian budaya, tradisi, dan spiritualitas yang diwariskan secara turun-temurun.

Dengan semangat yang tulus, kegiatan ini akan terus dilaksanakan dan dijadikan bagian penting dari perjalanan spiritual dan budaya seluruh keluarga besar Puri Gangga Resort.

 

Share this post

Explore Other Blogs

4 Tempat Wisata di Ubud yang Lagi Hits!

Menikmati Keindahan Tegallalang Rice Terrace : Tips & Harga Tiket

Perbedaan Tarian Kecak, Barong, dan Legong – Mana yang Wajib Ditonton?